Home » Pengembangan DINAS JAGA » Introduction P2TL

Introduction P2TL

admin 11 May 2023 12

 

Bagian ini akan menjadi sesi tanya jawab, menggunakan model, papan magnetik dan situasi real-time berbasis komputer atau simulator. Trainee harus sudah benar-benar memahami COLREGS dan aplikasinya, jadi sesi ini akan menjadi keperluan revisi dan konsolidasi. Jawaban “panggil Nakhoda” tentu saja tidak lagi tersedia bagi mereka.

Perhatian peserta pelatihan harus diarahkan pada kasus tubrukan dan putusan pengadilan ketika membahas jawaban mereka dan tindakan yang mereka usulkan.

Ketika berhadapan dengan penggunaan dan manuver dalam bagan pemisah lalu lintas, perhatian khusus harus diberikan pada penggunaan yang tepat dari zona lalu lintas darat di mana mereka berada.
Latihan harus melibatkan bagian perencanaan di mana akan diperlukan untuk bergabung atau meninggalkan jalur, termasuk kasus-kasus yang melibatkan melintasi jalur lain.

Penggunaan radar untuk menghindari tubrukan dalam visibilitas terbatas tercakup dalam kursus model IMO 1.08, navigasi Radar, tetapi beberapa perhatian harus diberikan pada posting pengawasan, penggunaan sinyal suara yang tepat, dan tindakan yang dilakukan untuk mendengarkan sinyal kabut dari kapal lain dan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan simulasi

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kemampuan Perwira Jaga

admin

11 May 2023

  Perwira Jaga mampu menunjukkan pengetahuan menyeluruh tentang isi, aplikasi dan maksud dari P2TL 1972 sebagaimana telah diubah (amandemen). Sebagai Perwira Jaga saat bernavigasi tentunya dituntut untuk dapat mengambil tindakan-tindakan yang sesuai dengan aturan-aturan yang ada, sehingga segala sesuatunya dapat dipertanggungjawabkan dalam mengambil keputusan. Peraturan Internasional Pencegahan Tubrukan di Laut 1972 telah mengatur segala sesuatunya …

Kemampuan Perwira Jaga 1

admin

11 May 2023

  Lampu, sosok benda, dan sinyal suara yang harus ditunjukkan atau dibuat oleh kapal itu sendiri dalam situasi apa pun Pada saat melaksanakan tugas Jaga Navigasi ketika kapal melakukan pelayaran para Perwira Jaga harus senantiasa dalam kewaspadaan sehingga dapat mengartikan dan mendengar dengan baik setiap sinyalsuara yang terdengar untuk kemudian dapat mengambil tindakan yang sesuai …